Pemerintah Pusat Serius Bangun Humbahas

Pemerintah Pusat Serius Bangun Humbahas

detiknews Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan didampingi Ketua Pelaksana Badan Otorita Danau Toba Ari Prasetyo mengunjungi Desa Parsingguran, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Minggu (10/9).

Mereka disambut meriah oleh ribuan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Luhut bersama rombongan, termasuk Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, menggunakan helikopter dari Bandara Silangit.

Luhut Panjaitan mengaku bahwa dirinya sangat bangga dan puas bisa bertemu langsung dengan masyarakat Humbahas yang hadir dalam kesempatan itu.

Luhut mengaku, kedatangan dirinya di Humbahas murni karena ajakan Bupati Dosmar Banjarnahor untuk melihat lahan lokasi taman bunga nasional yang sudah disediakan di Desa Parsingguran, Kecamatan Pollung. detiknews

Apalagi, pemerintah pusat saat ini sangat serius membangun kabupaten ini dengan mengembangkan parawisata. Diharapkan, Kabupaten Humbang Hasundutan ini akan menjadi tujuan para wisatawan, baik dari dalam negeri ataupun luar negeri dengan berbagai kesiapan, termasuk masyarakat itu sendiri.

“Jadi, kedatangan saya ke sini bersama Ketua Otorita Danau Toba, murni ajakan dari Bupati Dosmar Banjarnahor. Karena lokasi taman bunga nasional nantinya sudah disediakan di desa ini demi peningkatan dan kemajuan parawisata di Humbahas ini. Apalagi, pemerintah pusat serius untuk membangun kabupaten ini,” kata Luhut.

Dia juga meminta masyarakat mempersiapkan diri dalam menyambut kemajuan pariwisata nantinya, dimana masyarakat harus semangat serta mampu merubah sifat-sifat yang jelek menjadi baik untuk menarik minat wisatawan dan tetap menjaga kebersihan Danau Toba.

Advertisements
Tak Hanya Kuantitas, PAN Juga Utamakan Caleg Berkualitas

Tak Hanya Kuantitas, PAN Juga Utamakan Caleg Berkualitas

detiknews Partai Amanat Nasional (PAN) mulai berbenah jelang Pemilu 2019 mendatang.

PAN menargetkan bukan hanya kemenangan secara kuantitas, tapi juga berkualitas.

Artinya, orang yang duduk di legislatif nantinya diharapkan memiliki kualitas yang terukur.

“Selama ini banyak di antara anggota dewan yang kualitasnya seadanya saja. Ke depannya perlu peningkatan yang mumpuni,” tegas Ketua Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN) DPP PAN Hanafi Rais, saat acara rapat koordinasi DPW PAN Sumbar, Rabu (13/9).

Calon anggota legislatif dari PAN harus punya pengetahuan yang luas dan akhlak bagus. Oleh karena itu, putra tokoh reformasi Amien Rais tersebut berharap masyarakat memberikan dukungan penuh kepada kader PAN ketika Pemilu 2019 nanti.

Saat rakor, Anggota Komisi I DPR RI itu menerima bundelan syarat-syarat verifikasi dari DPD PAN se-Sumbar yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD PAN Kabupaten Solok Selatan Ali Sabri Abbas mewakili DPD yang ada.

Hadir dalam acara konsolidasi itu, Ketua DPW PAN Sumbar Ali Mukhni, Sekretaris Taslim Chaniago dan Ketua MPP Fauzi Bahar. Pengurus harian DPW, DPD PAN se-Sumbar dan sayap-sayap organisasi seperti BM-PAN serta PUAN. detiknews

Masing-masing DPD PAN se-Sumbar melaporkan perkembangan pemenuhan persyaratan untuk verifikasi, dan penyampaian target-target pada Pemilu 2019.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Sumbar Taslim Chaniago menyampaikan, saat memimpin rakor terkait Pilkada 2018, PAN bertekad memenangkan 4 pilkada langsung yang akan dilaksanakan di Kota Padang, Pariaman, Sawahlunto dan Padangpanjang.

Taslim menegaskan PAN Sumbar akan mempersiapkan caleg-caleg berkualitas dan mengundang tokoh-tokoh masyarakat untuk bergabung dengan PAN.

“Selanjutnya akan diberikan pembekalan-pembekalan kepada para bakal caleg tersebut,” imbuh mantan Anggota Komisi III DPR RI itu.

Bupati Batubara Tersandung Proyek PU

Bupati Batubara Tersandung Proyek PU

detiknews Penangkapan Bupati Batubara OK Arya cepat menyebar ke pelosok daerah.

Lantas Bupati yang hampir sepuluh tahun berkuasa tersebut tersangkut kasus apa?

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sumut Pos (Jawa Pos Group), OK Arya tersandung kasus dugaan suap menyuap untuk memuluskan tender proyek APBD 2017.

“Terkait kasus proyek di dinas PU,” terang seorang pegawai di Kantor Bupati yang tidak mau disebutkan namanya.

Menurutnya, selain bupati, petugas KPK turut mengamankan beberapa orang diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Batubara, Helman Herdadi, Staf Rumah Tangga Bupati Agus Sofyan alias Adam Sofyan, Kuasa Hukum Pemkab Batubara, Khairil Anwar dan seorang pengusaha bernama A Yen.

“Itu yang saya lihat ikut bersama rombongan KPK tadi. Mereka keluar dari pintu samping dan langsung masuk mobil,” ungkapnya.

Sementara pantauan Sumut Pos di Mapolda Sumut, OK Arya bersama enam orang yang ditangkap menjalani pemeriksaan awal di ruangan Dit Krimsus.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Poldasu, Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan yang dikonfirmasi membenarkan peminjaman gedung Dit Reskrimsus Poldasu untuk pemeriksaan awal.

“Benar ada di titip ke kita. Mereka (KPK) meminjam tempat untuk pemeriksaan awal, ” kata Toga, tadi malam.

Sementara itu, personel polisi yang yang bertugas menjaga di depan ruangan Dit Reskrimsus juga membenarkan adanya tim dari KPK memboyong Bupati Batubara ke gedung itu.

“Iya, dari siang tadi sekira jam 14.00 WIB mereka di sini. Itu di atas sedang diperiksa,” kata petugas berbaju kemeja putih itu tanpa mau disebutkan namanya. detiknews

Sementara itu, Kasubdit III/Tipikor Dit Reskrimsus Poldasu, AKBP Putu Yudha dikonfirmasi mengenai peminjaman ruang kerja subdit untuk personel KPK malah mengaku tidak tahu menahu. Menurutnya, tim KPK cukup tertutup.

“Belum ada ya laporannya ke saya. Kalau ditahan di sini mungkin tidak, kalau titip mungkin iya. Cuma saya belum tahu dan dapat laporan, ” tegas Putu.

Terpisah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan informasi OTT di Kabupaten Batubara itu. “Kami mengamankan tujuh orang sampai dengan saat ini yang dibawa ke Polda Sumut,” ujar Febri Febri kepada Sumut Pos ketika dikonfirmasi via ponselnya, Rabu (13/9).

Bisa dibilang, banyak yang terlibat dalam OTT tersebut. Terkhusus kepala daerah. “Ada unsur penyelenggara di sana. Ada unsur pejabat daerah seperti kepala dinas dan ada unsur swasta juga,” jelas Febri.

Sejauh ini mereka masih dalam tahap pemeriksaan awal di Polda Sumut. Namun dari OTT tersebut, tim satgas KPK berhasil mengamankan sejumlah uang.

Pundi-pundi uang tersebut diindikasikan sebagai penerimaan hadiah atau janji terkait fee pengurusan sejumlah proyek di daerah tersebut.

Namun, Febri belum bisa membeberkan total jumlah uang yang diamankan dan terkait proyek apa saja. Selanjutnya, setelah tahap pemeriksaan awal, tujuh orang yang tertangkap tangan itu akan dibawa ke Gedung KPK untuk tindakan lebih lanjut.

“Kami punya waktu sekitar 24 jam tentu saja sampai status dari pihak-pihak yang diamankan itu disimpulkan melalui proses hukum yang berlaku,” jelasnya.

Informasi lebih rinci kata Febri, akan disampaikan dalam konferensi pers pimpinan KPK yang digelar besok.

“Kita akan sampaikan juga persisnya siapa yang ditetapkan sebagai tersangka, atau siapa yang statusnya sebagai saksi, dan kasusnya terkait dengan apa,” pungkas dia.

Ussy Galau mau Ajak Anak Bolos Sekolah atau Ajarkan Disiplin

Ussy Galau mau Ajak Anak Bolos Sekolah atau Ajarkan Disiplin

detiknews Ussy Sulistiawaty kerap dilanda rasa bersalah kepada anak-anaknya saat harus ke luar kota lantaran ada pekerjaan.

Seperti yang belum lama ini dia keluhkan. Ussy mengaku terpaksa harus meninggalkan dua putrinya yang sudah beranjak remaja.

Belum lama pergi, Ussy mengaku sudah dilanda rasa rindu.

Alhasil, setiap beberapa jam sekali dirinya kerap video call.

“Kangen sangat sama 2 ABG mama ini, ditinggal ke Batam beberapa jam sekali mama nya di video call in mlulu, ditanyain ini itu, baru kelar telepon, udah video, kelar itu udah di WhatsApp lagi,” ucap Ussy dalam caption foto yang dia postingan.

Menghadapi dua anaknya yang sudah mulai beranjak remaja, istri Andhika Pratama ini sempat kebingungan detiknews

Dulu, saat mereka masih kecil, Ussy masih bisa bebas membawa putrinya kemana-mana. Berbeda, saat ini sudah sulit dilakukan.

Kedua putrinya tidak mungkin dibiarkan membolos sekolah demi mengikuti sejumlah jadwal dirinya.

“Kalau dulu jalan kemana bebas aja bawa mereka bolos sekolah, sekarang udah susah, antara mau ajarin mereka untuk disiplin sama sekolah atau nemenin mamanya kerja. Kadang mamanya suka bingung,” ungkap Ussy.

Kemenhub Hibahkan ex Kantor Pelayanan Pelabuhan, Nominalnya?

Kemenhub Hibahkan ex Kantor Pelayanan Pelabuhan, Nominalnya?

detiknews Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah dan berita acara serah terima barang.

Dalam laporannya Kepala Biro Keuangan dan Perlengkapan Kementerian Perhubungan Marta Hardisarwono mengatakan, Barang Milik Negara yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berupa tanah, bangunan, gedung kantor dan gudang.

Sedangkan Barang Milik Daerah pada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan berupa tanah seluas 7.785 M2.

“Barang Milik Negara (BMN) pada Kementerian Perhubungan yang diserahkan pada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dengan nilai sebesar Rp 965.454.430, sedangkan Barang Milik Daerah (BMD) pada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang hibahkan kepada Kementerian Perhubunganberupa tanah seluas 7.785 M2 dengan nilai sebesar Rp. 5.644.125.000,” jelas Marta. detiknews

Sebagai Informasi, BMN milik Kementerian Perhubungan yang akan dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang berupa tanah, bangunan gedung kantor dan gudang yang dulunya adalah Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Tapaktuan.

Sementara BMD milik Pemkab Aceh Selatan yang diserahkan kepada Kementerian Perhubungan berupa tanah berlokasi di Jalan Merdeka No. 41 Gampong Pasar Tapaktuan, Aceh Selatan.

“Pengalihan status atau hibah keluar dan hibah masuk merupakan upaya untuk mengoptimalkan manfaat BMN/BMD dan dilakukan tanpa kompensasi serta tidak diikuti dengan pengadaan BMN pengganti karena semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Sering Menunda Olahraga? Yuk Baca Artikel ini

Sering Menunda Olahraga? Yuk Baca Artikel ini

detiknews Banyak penelitian mengungkapkan olahraga bisa meningkatkan kesehatan. Hal itu sangat tepat.

Namun tak dipungkiri, di tengah pekerjaan yang menggunung, Anda terkadang menunda olahraga dalam waktu yang lama.

Ketika rutinitas olahraga berhenti, tubuh Anda akan mengalami banyak perubahan. Apa saja perubahan tersebut?

Berikut lima perubahan yang akan terjadi seperti dilansir dari klikdokter.

1. Gula darah meningkat.

Tubuh yang kurang bergerak menyebabkan kadar glukosa meningkat. Akibatnya Anda pun berisiko terkena penyakit jantung dan diabetes. Ketika menunda olahraga, otot dan jaringan lain tidak bisa menyerap gula menjadi energi.

Akibatnya, gula darah pun melonjak. Hal ini bahkan dapat terjadi setelah lima hari tidak berolahraga.

Kondisi tersebut bisa mengakibatkan perut menjadi buncit karena pembakaran lemak yang menurun dan melambatnya metabolisme. Namun, jika Anda kembali berolahraga selama satu minggu, kadar gula darah Anda yang sebelumnya melonjak akan perlahan menurun.

2. Kekuatan otot berkurang.

Ketika Anda mulai berhenti olahraga, otot akan mengalami beberapa perubahan selama beberapa hari. Menurut ahli, perubahan akan terlihat dalam 2-3 minggu. Untuk mengatasinya, senam jangka panjang akan membantu Anda mengembalikan kekuatan otot seperti semula.

Selain itu, daya tahan tubuh Anda juga akan menurun ketika rutinitas olahraga berhenti.

3. Tingkat kebugaran menurun.

Dibandingkan dengan orang yang berhenti olahraga karena sakit atau cedera, seseorang yang beristirahat sejenak dari olahraga akan kehilangan massa otot.

Selain itu, kebugaran kardiovaskular pun menurun. Saat rutinitas olahraga berhenti, tingkat kebugaran tubuh akan menurun lebih cepat. Pengembalian kebugaran fisik akan memakan waktu lebih lama jika Anda sedang dalam pemulihan dari patah tulang atau operasi. detiknews

4. Kemampuan mengatasi stres menurun.

Selain kehilangan kekuatan dan kebugaran dua kali lebih cepat akibat menunda berolahraga, kemampuan mengatasi stres juga menurun. Seiring bertambahnya usia, hal ini juga akan menghasilkan tingkat kelelahan yang lebih besar setelah Anda mencoba berolahraga kembali.

5. Mengganggu perkembangan otak.

Menurut studi dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity, dua minggu setelah berhenti olahraga, seseorang menjadi mudah lelah dan marah.

Dalam studi lain terhadap tikus, menunjukkan bahwa tikus yang berhenti bergerak selama seminggu hanya memiliki sedikit pertumbuhan sel otak.

Selain itu, penelitian yang dipresentasikan oleh Society for Neuroscience tersebut menunjukkan, tes labirin pada tikus yang berhenti bergerak, hasilnya lebih buruk dibandingkan dengan tikus yang menjalani rutinitas dengan stabil.

Jika Anda berencana menunda olahraga hari ini, sepertinya harus pikirkan kembali dengan matang. Beberapa penjabaran di atas, memberikan gambaran bahwa menghentikan rutinitas olahraga tidak baik bagi tubuh. Agar terhindar dari penyakit, Anda perlu berolahraga minimal sekali dalam satu minggu.

Tepis Tuduhan Mengintervensi KPK, Fadli Zon Beri Klarifikasi

Tepis Tuduhan Mengintervensi KPK, Fadli Zon Beri Klarifikasi

detiknews Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan bahwa tak ada hal janggal dalam suratnya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berisi permintaan penundaan pemeriksaan terhadap Setya Novanto. Sebagai legislator, Fadli yang menerima pengaduan sekadar meneruskan aspirasi pengadu ke KPK.

“Surat itu adalah surat biasa, sekadar meneruskan pengaduan atau aspirasi anggota masyarakat kepada instansi terkait. Karena aspirasi dan pengaduan yang disampaikan terkait ranah kewenangan KPK, maka aspirasi itu kemudian diteruskan kepada KPK,” ujar Fadli melalui layanan pesan singkat, Rabu (13/9) malam.

Hanya saja, pihak yang mengadu bukan orang sembarangan. Sebab, aspirasi yang masuk ke Fadli itu dari Ketua DPR Setya Novanto.

“Karena kebetulan pengadunya adalah Setya Novanto, tanggapan mengenai surat itu akhirnya jadi perhatian dan ditafsirkan beragam,” sambungnya.

Fadli menambahkan, isi suratnya ke KPK juga bukan untuk mengintervensi lembaga antirasuah itu. Wakil ketua umum Partai Gerindra itu menegaskan, meneruskan aspirasi masyarakat sudah menjadi rutinitas dalam pekerjaannya sebagai wakil rakyat.

“Meneruskan surat adalah salah satu pekerjaan rutin dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat. Kegiatan meneruskan aspirasi semacam itu merupakan hal biasa,” sambingnya.

Lebih lanjut Fadli menjelaskan kronologis keluarnya surat ke KPK. Wakil ketua DPR yang membidangi koordinasi politik dan keamanan (korpolkam) itu menerima pengaduan tertulis dari Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP.

Surat dari Novanto yang berisi permintaan agar KPK menunda pemeriksaan karena sedang ada proses praperadilan itu masuk ke Fadli pada 7 September. “Karena bidang saya membawahi hukum, itu juga sebabnya kenapa pengaduan Saudara Setya Novanto itu masuknya ke meja saya, bukan ke meja pimpinan dewan yang lain,” katanya. detiknews

Fadli menilai permintaan Novanto itu juga tak melanggar hukum. Selanjutnya politikus berdarah Minangkabau itu meneruskan pengaduan Novanto ke KPK. Karena itu, Fadli dalam suratnya ke KPK juga melampirkan surat dari ketua umum Partai Golkar tersebut.

Surat ke KPK, kata Fadli, juga tidak mengatasnamakan seluruh pimpinan DPR. “Terserah instansi yang dituju untuk menyikapi pengaduan itu sesuai ketentuan UU,” paparnya.

Karena itu Fadli menegaskan, suratnya bukan untuk mengintervensi KPK, apalagi memuat agenda tersembunyi. Apalagi sifat surat itu bukan rahasia.

Menurut Fadli, dirinya sebagai kader Gerindra tak akan mengusung agenda tersembunyi untuk mengintervensi ataupun melemahkan KPK. Bahkan, Gerindra memilih hengkang dari Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Angket).

“Saya adalah salah satu pimpinan partai oposisi. Partai Gerindra sejak dulu selalu tegas menolak upaya pelemahan KPK. Sikap kami jelas menolak pembekuan apalagi pembubaran KPK,” pungkasnya.

Sebelumnya, Fadli memang panen protes gara-gara suratnya ke KPK. Bahkan, suara keras dan kritik tajam juga muncul dari kolega-kolega Fadli di Gerindra